HomeAbout Us Service Client Contact Us

ISO/IEC 17025

Sistem Manajemen Laboratorium

 

Laboratorium merupakan salah satu bagian dari suatu perusahaan yang peranannya sangat menentukan dalam proses pengendalian mutu dan penjaminan mutu dari produk yang dihasilkan. Banyak laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia tentunya membutuhkan hasil-hasil analisa yang dapat dipercaya dan mempunyai personel yang kompeten dalam melaksanakan kegiatannya. Untuk mencapai keseragaman hasil analisa antar laboratorium dibutuhkan suatu standar yang bersifat internasional yang mencakup sistem mutu dan implementasi teknis yang baik, salah satunya adalah dengan menerapkan standar ISO/IEC-17025. Untuk menerapkan standar ISO/IEC-17025 di suatu laboratorium dan untuk mendapatkan akreditasi dari KOMITE AKREDITASI NASIONAL, diperlukan persiapan yang matang, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang sesuai dengan persyaratan standar tersebut. Untuk tujuan tersebut di atas bimbingan dan konsultasi yang diberikan oleh konsultan ISO 17025 menjadi sangat penting peranannnya untuk mempermudah dan mempercepat proses pencapaian akreditasi ISO 17025.

 

 

Manfaat Menerapkan ISO 17025

 

  • Suatu Pengakuan Tentang Kompetensi Laboratorium
  • Suatu Keuntungan dalam bidang Pemasaran
  • Suatu Perbandingan Kemampuan Laboratorium
  • Pengakuan Internasional kepada laboratorium yang terakreditasi

 

Prinsip Prinsip Dasar ISO 17025

 

  1. Pengorganisasi Program dan Perencanaan Merupakan tahap awal persiapan Program Konsultasi, di mana Konsultan akan berdiskusi dengan dan membantu Manajemen untuk me-review organisasi Laboratorium
  2. Training Interpretasi 17025, Training Dokumentasi ISO 17025 dan Training Penerapan ISO/IEC 17025:2005
  3. Pengembangan Dokumentasi Mutu Laboratorium, Konsultan ISO 17025 akan bekerja sama dengan Tim ISO/IEC 17025:2005 untuk: Mendefinisikan dan mendesain ruang lingkup pengujian dalam Sistem Manajemen Laboratorium yang akan dikembangkan,Mengembangkan prosedur dan dokumen mutu yang diperlukan, Mengembangkan Panduan Mutu berdasarkan pendekatan Laboratorium untuk menjamin mutu hasil pengujian
  4. Pengendalian Dokumen
  5. Penerapan Sistem Manajemen Laboratorium
  6. Training Audit Internal 17025
  7. Audit Internal
  8. Pra-akreditasi / Audit Persiapan Tahap ini merupakan tahap akhir dari Program Konsultasi yaitu pada saat harus dilakukan proses audit persiapan pada keseluruhan Sistem Manajemen Laboratorium. Audit ini dilakukan oleh Konsultan dengan maksud sebagai berikut : Memecahkan hal- hal yang menyimpang yang mungkin masih ditemukan pada Sistem Manajemen Laboratorium, Memeriksa kesiapan akhir sebelum diaudit/diases oleh Komite Akreditasi Nasional§ dalam rangka akreditasi laboratorium, Memberikan rekomendasi pada tempat yang membutuhkan tindakan perbaikan secepatnya, sebelum audit/asesmen oleh asesor dari Komite Akreditasi Nasional, Mempersiapkan Manajemen dan staf bagaimana menghadapi audit/asesmen oleh Komite Akreditasi Nasional.
  9. Akreditasi : Akreditasi akan dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional untuk ruang lingkup akreditasi yang sesuai dengan kegiatan Laboratorium dengan melakukan audit/asesmen atas penerapan selama + 2 hari (4 orang-hari). Asesmen bertujuan untuk melihat kesesuaian sistem yang ada dan penerapannya mengacu pada standar ISO/IEC 17025:2005. Tahap asesmen terdiri dari : 1) audit kecukupan (adequacy audit, me-review dokumentasi), dan 2) dan audit di lapangan (on-site assessment).
  10. Tindak Lanjut Setelah Akreditasi

 

Selanjutnya Komite Akreditasi Nasional akan melakukan audit pemantauan (atau survailen) secara berkala (selambat-lambatnya 1 tahun sesudah akreditasi, dan selambat-lambatnya 27 bulan setelah akreditasi) sesuai dengan prosedur Komite Akreditasi Nasional. Masa akreditasi akan berakhir sesudah 4 tahun. Bila laboratorium ingin memperpanjang akreditasinya, maka laboratorium wajib mengajukan permohonan re-akreditasi 3 tahun sesudah akreditasi untuk dilakukan asesmen ulang

 

 

 

 

 

     

     

    Copyright ©2008 | KONSULTAMA KONSULTAN